SELAMAT DATANG DI BLOG GW
HOME | ABOUT | CONTACT | TIPS

Thursday, 21 June 2012

TUGAS IBD (MANUSIA & HARAPAN)


Pengertian Harapan

                                      http://4.bp.blogspot.com/_9bUYYFkCHvE/THD0MxsK73I/AAAAAAAAAM4/1KizFD5a81A/s1600/keep-hoping-there-is-sense.jpg
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meniggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan saran terkabulnya harapan
Apa sebab manusia mempunyai harapan?
Menurut kodratnya manusia itu adalah makhluk social. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusia pun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah-tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembak baik fisik/jasmani maupun mental/spiritualnya.
Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain , yakni :
a.      Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat , keadaan, atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis , bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang , walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya . perbedaan antara kedua makhluk itu ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak
b.      Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besarnya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
Kebutuhan jasmani misalnya : makan. Minum, pakaian, rumah (sandang pangan dan papan) , ketenangan , hiburan dan keberhasilan
Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain . hal ini disebabkan , kemampuan manusia sangat terbatas , baik kemampuan fisik/jasmaniah maupun kemampuan berpikirnya
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu ialah :
a)      Kelangsungan hidup (survival)
b)      Keamanan (safety)
c)      Hak dan kewajiban mencintai dan mencintai (be loving and love)
d)      Diakui lingkungan (status)
e)      Perwujudan cita-cita (self actualization)

a.  Kelangsungan hidup (survival)
Untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang,pangan dan papan (tempat tinggal). Kebutuhan kelangsungan hidup ini terlihat sejak bayi lahir.
Setiap bayi begitu lahir di bumi menangis; ia telah mengharapkan diberi makan/minum. Kebutuhan akan makan/minum ini terus berkembang sesuai dengan perkembangannya hidup manusia
Sandang, semula hanya berupa perlindungan/keamanan, untuk melindungi dirinya dari cuaca. Tetapi dalam perkembangan hidupnya, sandang tidak hanya sebagai perlindungan keamanan, tetapi lebih cenderung kepada kebutuhan lain.
Papan yang dimaksud adalah tempat tinggal atau rumah. Rumah kebutuhan primer manusia, karena rumah itu sebagai tempat berlindung dari panas, gelap dan sebagainya
b.  Keamanan
Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir , dengar suara tangis , itu pertanda minta perlindungan. Setelah agak besar, setiap anak menangis dia akan diam setelah dipeluk oleh ibunya. Setelah bertambah besar ia ingin di lindungi. Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang Nampak , secara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman

c.  Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban.  Bila seorang telah menginjak dewasa , maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai. Pada saat seperti ini remaja banyak mengkhayal. Ia telah sadar akan keberadaannya. Pada saat usia itu, biasanya terjadi konflik batin pada dirinya dengan pihak orang tua. Sebab umumnya remaja mulai menentang sifat-sifat orang tua yang dianggap tidak sesuai dengan alamnya

d.  Status
Setiap manusia membutuhkan status. Siapa , untuk apa, mengapa manusia hidup. Dalam lagu “untuk apa” ada liriknya yagn berbunyi “aku ini anak siapa, mengapa aku dilahirkan”. Dari bagian lirik itu kita dapat mengambil kesimpulan , bahwa setiap manusia yang lahir di bumi ini tentu akan bertanya tentang statusnya. Status keberadaannya, status dalam keluarga, status dalam masyarakat, dan status dalam Negara. Status itu penting , karena dengan status orang tau tahu siapa dia . harga diri orang antara lain melekat pada status orang itu

e.  Perwujudan cita-cita
Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangkatannya atau profesinya. Pada saat itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaian agar ia diterima atau diakui kehebatannya

Kepercayaan
Kepercayaan adalah dasar pribadi subyektif untuk perilaku individu, sedangkan kebenaran adalah sebuah Negara tujuan independen dari individu         , misalnya fakta.
Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya , karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya . ia merupakan focus dari segala pikiran, sikap dan perasaan
Dalam tingkah laku , ucapan, perbuatan manusia selalu berhati-hati agar mereka tidak menyimpang dari kebenaran. Manusia sadar , bahwa ketidakbenaran dalam bertindak, berucap, maupun bertindak dapat mencemarkan atau menjatuhkan namanya
Sumber                        :Wikipedia.com
                                    Google.com

TUGAS IBD (MANUSIA & KEGELISAHAN)


Pengertian Kegelisahan

 http://dhikahermawan007.files.wordpress.com/2011/05/stress.jpg
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram artinya, selalu merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya
1.      Berjalan mundar-mandir dalam ruangan tertentu sambil menundukkan kepala
2.      Memandang jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya
3.      Duduk termenung sambil memegang kepalanya
4.      Duduk dengan wajah murung atau sayu
5.      Malas bicara
6.      Dll
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai
Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat , bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia :

a)      Kecemasan obyektif
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu atau keadaan tertentu dari lingkungannya

b)     Kecemasan Neoritis (syaraf)
Kecemasan ini timbul karena pangamatan tentang bahaya dari nalurilah. Menurut Sigmund Freud , kecemasan ini dibagi tiga macam , yakni :
1.      Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan   
2.      Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional (phobia) . bentuk khusus dari phobia adalah, bahwa intensitet ketakutan melebihi proporsi yang sebenarnya dari obyek
3.      Rasa takut lain ialah rasa gugup, gagap dan sebagainya. Reaksi ini munculnya secara tiba-tiba tanpa ada provokasi yang tegas
c)      Kecemasan Moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain : iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang
Rasa iri, benci, dengki, dendam          itu merupakan sebagian dari pernyataan individu secara keseluruhan berdasarkan konsep yang kurang sehat. Oleh karena itu sering alasan untuk iri, benci, dengki itu kurang dapat dipahami orang lain

Sebab-sebab Orang Gelisah
Apabila kita kaji , sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam

Usaha-usaha Mengatasi Gelisah
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus memulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat          berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat diatasi
Cara lain yang mungkin juga baik untuk digunakan dalam mengatasi kegelisahan atau kecemasan yaitu dengan memerlukan sedikit pemikiran; pertama-tama kita tanyakan kepada diri kita sendiri (introspeksi) , akibat yang paling buruk yang bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa penyebabnya dan sebagainya. Apabila kita dapat menganalisa akibat yang akan ditimbulkan oleh kecemasan tersebut dan bila kita tidak dapat mengatasinya, kita dapat mempersiapkan diri untuk menghadapinya, karena tidak semua pengalaman di dunia ini menyenangkan. Yang kedua kita bersedia menerima akibatnya dengan rasa tabah dan senang hati niscaya kecemasan tersebut akan sirna dalam jiwa kita. Dan yang ketiga, dengan bersama-sama berjalannya waktu kita dapat mencoba untuk memperkecil dan mengurangi keburukan-keburukan akibat timbulnya kecemasan, dengan demikian kita akan tidak merasakan lagi adanya rasa kecemasan / kegelisahaan dalam jiwa kita
                                                                  http://www.zawaj.com/askbilqis/wp-content/uploads/2009/09/man_duaa_silhouette.jpg

Untuk mengatasi kegelisahan yang paling ampuh kita memasrahkan diri kepada Tuhan. Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepada-Nya. Kita harus percaya bahwa Tuhanlah Maha Kuasa, Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Pengampun

Sumber                        : Wikipedia.com
                                     Google.com

Tuesday, 19 June 2012

TUGAS IBD (MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB)



Pengertian Tanggung Jawab
 http://adamronpineda.files.wordpress.com/2012/02/stressed-nurse.jpg
Tanggung jawab menurut kamus Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah kewajiban mananggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya
Tanggung jawab cirri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya itu dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan , penyuluhan , keteladanan , dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa           
Macam-macam Tanggung Jawab
a)      tanggung jawab terhadap diri sendiri : menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri. Menurut sifat dasarnya manusia adalah makhluk bermoral , tetapi manusia juga seorang pribadi
b)      tanggung jawab terhadap keluarga : keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami-istri, ayah-ibu, dan anak-anak , dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarganya
c)      tanggung jawab terhadap masyarakat : pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain , sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk social. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut
d)      tanggung jawab kepada Bangsa/Negara : suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga Negara suatu Negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma-norma atau ukuran-ukuran yang dibuat oleh Negara
e)      tanggung jawab terhadap Tuhan : Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab , melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap Tuhan.



PENGABDIAN DAN PENGORBANAN

 Pengabdian
http://1.bp.blogspot.com/-qmN0_xfnzjA/TwWavS8FeRI/AAAAAAAAAIo/DnIYq55v5_0/s1600/pengabdian.jpg

Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran , pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas
Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab. Apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan. Hal itu berarti mengabdi kepada keluarga
Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhati-hati itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja 

Pengorbanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizlKey2_Q0VZShZ12UQnX9WM4drEgQoJsbA6vgQ_yeg79gzYDpv9fNg3gRr2Q9eGrVoso0DyRS-i5K82L8AVT2j3KqUxOX9iDS3Qsp8hgNWdf1rV78ud9u8mKTlTMKrii0a4e08x72jXkj/s320/pengorbanan-714688.jpg

Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mangandung unsure keikhlasan yang tidak mengandung pamrih. Suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata
Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca atau mendengarkan kothbah agama. Dari kisah para tokoh agama atau nabi, manusia memperoleh tauladan, bagaimana semestinya wajib berkorban.
Perbedaan antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas. Karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara sesame kawan, sulit dikatakan pengabdian, karena kata pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya. Tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesama teman
Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan
Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, dan waktu. Dalam pengabdian selalu dintuntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
Sumber                        :Wikipedia.com
                                     Google.com
                                     Ebook gunadarma

TUGAS IBD (MANUSIA & CINTA KASIH)


Dunia tercipta dengan segala sesuatu yang berpasangan. Ada langit ada bumi, ada baik ada benar, ada wanita ada laki-laki. Meskipun manusia tercipta sebagai makhluk pribadi akan tetapi manusia juga makhluk individu, makhluk yang tak dapat hidup sendiri tanpa campur tangan orang lain. Tuhan memberikan bekal cinta kepada setiap makhluk yang ada di bumi. Kecintaan yang hakiki sepenuhnya akan Tuhan Yang Maha Esa. Dia juga telah menganugerahkan cinta kepada alam atas dan alam bawah sebagai manifestasi, bantuan dan karunia dari-Nya untuk menunjukkan kekuatan, kesempurnaan-Nya ke dalam wujud nyata. Dia telah menganugerahkan cita-cita luhur dan tekad yang tinggi dengan kekuatan cinta yang telah Dia fitrahkan secara khusus kepada makhluk-Nya sehingga dapat meraih tujuan-Nya yang paling mulia.

   A.   Cinta Kasih
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFZbew0Gmxh4bDJeKD3bPUx0512ExqsW7_ttsSmNdqZDczsnjxCanJgdJi90B3Es9pWxnCI9F2FFS2l17f6T7MnSnq4SX11oo4FF_fk7BZ9vUIagegnLcDLz8F8HCLPQPJU_IJpSBakHXI/s1600/untitled.jpg

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1. Cinta bersifat manusiawi
2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3. Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.

   B.   Kasih Sayang
                       https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhS8_wDgbjoL6r0ygmmSshiWsz5Ov-dwo-iAK3XOKE9ZskEHdWxe9S1FtM12pJ_jjuJjQpWsEjYVyZces0tAVhuE37lermHbCkgvUQJhSRb2ys6ELFIqm87UqATedu_0eAMlZq4VXUe4NGg/s400/pasutri.jpg 
 
      Dimana kasih sayang merupakan kelanjutan dari sebuah cinta, apabila percintaan dua orang berakhir pada sebuah perkawinan maka di situ bukan lagi cinta akan tetapi sudah bersifat kasih mengasihi, yang masing-masing dituntut atas tanggung jawab, kejujuran dan pengorbanan juga saling percaya. Sehingga keduanya merupakan satu-kesatuan. Dan apabila ada salah satu unsur dari itu maka bisa terjadi keretakan dalam rumah tangga tersebut.
Kasih sayang merupakan suatu istilah konotatif bukan denotative, namun ada kepastian cinta tak akan berkembang tanpa adanya kehendak satu pihak yang memberikannya. Namun lebih baiknya mampu menyayangi diri sendiri sebelum menyayangi dan mencintai orang lain secara wajar. Yang merasakan kasih sayang bukan hanya di rasakan suami istri ataupun anak-anak dewasa akan tetapi bayi pun bisa merasakan kasih sayang, ketika dia digendong oleh ibunya diajak bercakap walau tidak tahu arti kata tersebut.



   C.    Cinta Kasih dalam Berbagai Dimensi
Cinta adalah sebagai bagian dari hidup dan itu pun telah diakui oleh anggota-anggota suatu komponen tertentu, dan telah diakui secara universal. Cinta mempunyai hubungan yang konstruk dengan kasih sayang kemesraan, belas kasih. Yang bisa diartikan perasaan kepada orang lain. Dari pengertian tersebut cinta kasih sayang menurut dua pihak yang terlibat di dalamnya.
Dalam kehidupan sehari-hari kita bisa rasakan cinta kasih sesama, kasih sayang kepada masyarakat, jadi kehadiran orang lain sangat berarti dalam kehidupan kita, membuat hidup kita lebih indah, bahagia dan mengesankan.
Menyatakan cinta adalah suatu orientasi yang menunjukkan pada segalanya dan bukan kepada salah satu hal saja. Berarti tidak ada perbedaan antara tipe-tipe cinta berdasarkan objeknya.

   D.   Cinta Sesama Manusia
Persaudaraan merupakan cinta antara sesama, bukan sekarang saya besok engkau, bukan yang satu kuat yang satu lemah, karena hal itu bersifat sementara tapi perlu diingat manusia tidak bisa hidup tanpa manusia lain. Untuk itu kita perlu menyeimbangkan perasaan cinta pada diri sendiri atau egois dengan mencintai dan mengasihi orang lain, membantu mereka yang membutuhkan. Dimana Allah memberi petunjuk bahwa mencintai diri sendiri terlihat ketika seseorang berkeluh kesah atas apa yang sedang dialami, dan Allah juga memuji orang yang tidak terlalu berlebihan mencintai diri sendiri dan berusaha untuk mengurangi keluh kesah apabila ditimpa kesusahan.

   E.   Cinta Keibuan                                                        

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6H3ZxxsH7Xy0Pvygyku9hAJSge1EFyPYmR29SGgoiVLWF-h63oAdFGvs64wnA085lo5pQEkXaPCEvzMg8Y5pBQIa93gUzgHU7zvlXQ7VHNfK_lorI9iWkMtz7YBpyIj0YY9ivXsJM6NhJ/s1600/bunda.jpg


Cinta keibuan adalah pungutan tanpa syarat tehradap hidup kebutuhan anak, dimana disitu dibutuhkan pengertian dan tanggung jawab. Cinta bu kepada seorang anak mengajarkan cinta akan kehidupan tidak hanya untuk tetap hidup. Dan cinta ibu kepada seorang anak adalah cinta yang paling suci dari segala ikatan emosional. Akan tetapi cinta yang berlebihan kepada seorang anak juga akan menimbulkan masalah sosial, begitu juga sebaliknya.

Cinta Erotis
Dimana cinta merupakan dambaan peleburan penyatua dengan pribadi lain, dimana cinta tidak bersifat universal. Dalam hal ini cinta sering dikaitkan dengan keeratan yang makin lama makin kurang sebagai konsekuensi mencari cinta dengan orang yang baru. Dan cinta ini merupakan cinta yang disertai pula dengan keinginan seksual, dan cinta merupakan sebuah manifestasi dari nafsu seksual yang diarahkan pada orang lain. Oleh karena itu untuk mencapai cinta yang sejati diperlukan komunikasi yang terbuka untuk mencapai cinta dalam kedewasaan. Dalam islam mengakui dorongan seksual dan tidak mengingkarinya, sebab ia merupakan emosi alamiah diri manusia yang tidak bisa diingkari oleh islam, tidak ditentang ataupun ditekannya. Dan dengan perkawinanlah dikendalikannya hal tersebut dengan cara yang sah.

TUGAS IBD (MANUSIA DAN PENDERIAAN)

Definisi Penderitaan
Menurut saya penderitaan adalah menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat , ada yang berat , ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan atau kebahagian.

Siksaan
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7-Ehx72y1uJCUAimHYsrrqp72sn9G42Gr3lQEjve9ixmXGOfuKFtlrouginpHaddrzZFtS7zA9YAJuLF9XL3VXNgy21auarowCWB-yU5y7tdSXzDtlHQ6W0RofriffV1KRjhC2yWfInYF/s320/071210_torture_vl-vertical.jpg
Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat  siksaan yang dialami seseorang , timbullah penderitaan
siksaan yang sifatnya psikis     :
1.      Kebimbangan  : dialami sesorang bila ia pada suatu saat tidak menentukan pilihan yang akan diambil
2.      Kesepian          : dialami sesorang yang merasa kesepian walaupun berada di lingkungan yang ramai
3.      Ketakutan        : merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin

Penyebab seseorang merasa takut        :
1.      Claustrophobia            : takut terhadap ruangan tertutup
2.      Agorophobia    : takut terhadap ruangan terbuka
3.      Gamang           : takut berada di tempat ketinggian
4.      Kegelapan        : takut berada di tempat gelap
5.      Kesakitan         : takut yang disebabkan rasa sakit
6.      Kegagalan        : takut akan mengalami kegagalan


Kekalutan mental
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiGvX8i5DHTf6JRLer3CjmpzrYvQRjxKjXUrEDh6Baat_oLI0SztOBFGdQOsYUcIjWf7D9GRtABWismLM8a6MTjblyVb1XE05lJkR8AljQVz6m4n-MWZRWy4AnIn7hYpk8SLi-apccwrAE/s400/3922194728_a3ab59bc43.jpg
            Kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar
Gejala-gejala permulaan seseorang mengalami kekalutan mental        :
            *Nampak pada jasmani                     :merasakan pusing,sesak napas,demam,nyeri pada lambung
            *Nampak pada kejiwaan                   :rasa cemas,ketakutan patah hati,apatis,cemburu,mudah marah
Tahapan-tahapan gangguan kejiwaan  :
            *Gangguan kejiwaan nampakdalam gejala-gejala kehidupan Si penderita baik jasmani/rohani
            *Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif
            *Kekelutan merupakan titik patah (mental brokedown)
Penyebab timbulnya kekalutan mental            :
            *kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
            *terjadinya konflik social budaya akibat norma, berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada di dalam masyarakat sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi
            *cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan social
Arah dari proses kekalutan mental       :
*positif  :trauma (luka jiwa) , survive dalam hidup
            *negative :trauma diperlarutkan atau diperturutkan akhirnya frustasi
Bentuk-bentuk frustasi                                    :
*agresi  :kemarahan yang meluap-luap akibat emosi tidak terkendali
*regeresi  :kembali pada pola reaksi primitive atau kekanak-kanakan
*fiskasi : pembatasan pada suatu pola yang sama
*proyeksi : memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative pada orang lain
*identifikasi : menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imajinasinya
*narsisme : merasa dirinya lebih superior dari orang lain
*autism : gejala menutup diri secara total dari dunia rill , puas dengan fantasinya sendiri
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan           :
*kota-kota besar : yang memberikan tantangan hidup yang berat sehingga mereka dikejar-kejar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
*anak-anak muda usia : yang tidak berhasil dalam mencapai apa yang dikehendaki atau didiam-diamkan, Karena tidak berimbangnya kemampuan dan tujuannya
*wanita : pada umunya lebih mudah merasakan sesuatu masalah yang dipendam ke dalam hati atau perasaannya, tetapi sulit mengeluarkan perasaannya tersebut,mereka memiliki kondisi tubuh yang lemah
*orang yang beragama : tidak memiliki keyakinan , bahwa diatas dirinya ada kekuasaan yang lebih tinggi , sehingga sifat pasrah tidak dikenalnya
*orang-orang terlalu mengejar materi : seperti pedagang dan pengusaha memiliki sifat ngoyo dalam memperoleh tujuan kegiatannya , mencari untung sebanyak mungkin , mereka adalah kaum materialisti.
Penderitaan dan Perjuangan
            Penderita dikatakan sebagai kodrat manusia , artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis yang menggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia harus optimis , ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidup
Penderitaan , media massa dan seniman
Dalam dunia modern sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh kemajuan teknologi dan sebagainya mensejahterakan manusia dan sebagian lainnya membuat manusia menderita
Media massa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada masyarakat. Tetapi tak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni sehingga para pembaca , penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni
Sumber : Wikipedia.com
                 Google.com